Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Stoberi Bersihkan Noda Wajah

Written By Kompdub on Senin, 12 Maret 2012 | 01.36

Stoberi Bersihkan Noda Wajah  Stroberi kaya akan vitamin C. Tak hanya baik untuk kebugaran tubuh, buah merah ini pun ternyata juga bisa membantu kecantikan kulit. Ia berfungsi untuk menghilangkan noda yang tak diinginkan pada kulit wajah. Begini caranya:

1. Potong beberapa buah stroberi berukuran besar menjadi dua bagian.
2. Gunakan garpu untuk menusuk dan meremukkan stroberi dalam mangkuk. Lakukan ini hingga air dalam stroberi keluar.
3. Sapukan stroberi remuk tadi di seluruh wajah sambil pijat-pijat bersirkular.
4. Biarkan selama 2 menit pada wajah, lalu bilas bersih dengan air.

Air pada stroberi mengandung asam yang bisa membantu mengangkat lapisan atas kulit dan antioksidan untuk menyehatkan kulit. Kandungan ini pun bisa membantu mengembalikan warna awal noda pada wajah. Lakukan hal ini 2 kali seminggu. Bisa pula digunakan untuk mengembalikan warna alami gigi.
01.36 | 0 komentar | Read More

Cegah Plak Gigi Dengan Jus

Cegah Plak Gigi Dengan Jus Cegah Plak Gigi Dengan Jus  Jus buah stroberi bukan hanya segar dan sehat untuk dinikmati. Namun di balik kesegaran dan rasanya yang khas, stroberi juga bermanfaat bagi kesehatan mulut dan gigi.

Menurut peneliti dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Rahmi Ayu Budi Amalia,  jus stroberi memiliki kandungan zat-zat penting yang dapat membantu mencegah pembentukan plak gigi pemicu penyakit gigi dan mulut.

"Kandungan bahan pemanis alami berupa xylitol dan polifenol pada stroberi terbukti mampu mengurangi kolonisasi `streptococcus mutans` yang bisa menghambat aktivitas enzim sehingga mampu mencegah pembentukan plak," katanya saat memaparkan hasil penelitiannya di Yogyakarta, Senin (28/3/2011) kemarin.

Menurut hasil risetnya, kata Rahmi, konsumsi jus stroberi berpengaruh signifikan dalam menurunkan indeks plak gigi.  Secara umum stroberi mengandung nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, dan energi. Mineral potensial yang terkandung didalamnya adalah kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, potassium, selenium, vitamin C, dan asam folat.

"Stroberi juga terbukti memiliki aktivitas antioksidan dua kali lipat lebih tinggi dibanding anggur merah, lima kali lipat dari apel dan pisang, dan sepuluh kali lipat dari semangka," katanya.

Jadi, menurut dia, stroberi sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia, termasuk mengurangi akumulasi plak gigi sehingga dapat mencegah penyakit gigi dan mulut.

Ia mengatakan, plak adalah penyebab utama yang memicu munculnya penyakit gigi dan mulut, diantaranya karies (gigi berlubang), calculus (karang gigi), gingivitis (radang pada gusi), dan periodontitis (radang pada jaringan penyangga gigi).

"Mengingat pembentukan plak merupakan proses yang tidak dapat dihindari, maka mengurangi akumulasi plak menjadi hal yang sangat penting dalam mencegah terbentuknya penyakit gigi dan mulut. Salah satunya dengan mengonsumsi jus stroberi," katanya.

Dengan meminum jus stroberi, rasa asamnya akan merangsang sekresi saliva dalam jumlah tinggi sehingga saliva menjadi lebih encer dan viskositas saliva pun menjadi lebih rendah.

"Akhirnya, plak gigi dapat dikurangi sehingga munculnya penyakit gigi dan mulut juga dapat dicegah," kata mahasiswi Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu.
01.34 | 0 komentar | Read More

Memberi Manfaat Besar bagi Kesehatan

 Bagi Anda yang gemar mengonsumsi buah-buahan sebaiknya mulai mempertimbangkan bluberi atau stroberi sebagai pilihan. Riset terbaru mengindikasikan, kebiasaan mengudap buah segar yang satu ini memberi manfaat besar bagi kesehatan, yakni membantu menurunkan tekanan darah.

Dalam studi yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition  itu, para ilmuwan menemukan khasiat nyata bluberi setelah memantau diet sekitar 160.000 pria dan wanita selama 14 tahun. Para ilmuwan menganalisa salah satu unsur dalam diet tersebut yakni zat antioksidan yang disebut flavonoid.

Kajian menunjukkan, mereka yang paling banyak mengonsumsi anthocyanin— salah satu jenis flavonoid— tercatat 12 persen lebih rendah mengalami risiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi buah yang mengandung zat antioksidan tersebut .

Bluberie dan stroberi adalah dua jenis buah yang diyakini menjadi sumber terbaik anthocyanin. Faktanya, mereka yang secara rutin memakan sekitar 1/2 cangkir bluberi dalam sepekan tercatat 10 persen lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi ketimbang mereka yang tak pernah memakan buah ini. Riset-riset terdahulu juga ada yang mengaitkan zat anthocyanin dengan pembuluh darah yang lebih lentur.

“Anthocyanin dapat meningkatkan produksi natrium oksida dalam tubuh, yang membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur sehingga darah dapat dengan lebih mudah melewatinya,” jelas Aedin Cassidy, Ph.D., peneliti dari University of East Anglia, Inggris.

Tetapi bagaimana dengan antioksidan yang lain? Para ilmuwan  juga pernah melakukan kajian terhadap jenis flavonoid lain — yang terkandung dalam cokelat hitam, anggur merah dan teh —  dan semunya memiliki khasiat menekan risiko hipertensi.

Tetapi flavanoid pada bluberi rupanya masih lebih unggul. "Zat antioksidan lainnya juga dapat menekan risiko tingginya tekanan darah,  tetapi tidak sebaik anthocyanin. Kenapa? Perkiraan Anda tidaklah sebaik yang mereka punya, tetapi penelitian di masa depan akan mengungkap pertanyaan tentang ini," ujar Cassidy
01.33 | 0 komentar | Read More

Buah Beri Multi VItamin

Buah Beri Multi VItamin Kelompok buah beri, seperti blueberry, blackberry, atau strawberry, mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Karena itu buah ini sangat direkomendasikan untuk memperlambat penuaan dan mencegah radikal bebas. Manfaat lainnya yang baru-baru ini diketahui adalah meningkatkan fungsi otak dan mencegah penurunan memori akibat penuaan.

"Selain terkenal karena efek antioksidan, konsumsi buah beri juga memiliki efek langsung pada otak," kata peneliti, Marshall Miller, dari USDA-ARS Human Nutrition Research Center on Aging, dan rekan yang mempublikasikan temuannya dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.

Para peneliti mengatakan, hasil studi laboratorium pada hewan menunjukkan bahwa diet tinggi  buah kelompok beri memberikan efek menguntungkan pada jalur sinyal otak dalam mencegah terjadinya peradangan dan kematian sel. Efek perbaikan pada fungsi otak tersebut bahkan membantu mencegah terjadinya gangguan otak seperti Alzheimer dan demensia, yang berkaitan dengan usia.

Cara kerja berry pada otak

Pada temuan terbarunya, peneliti mempelajari tentang efek dari konsumsi beri pada sinyal otak atau komunikasi internal dan perilaku. Hasil temuan menunjukkan bahwa konsumsi buah beri seperti pada hewan dan manusia berkontribusi dalam mencegah penuaan pada otak dalam berbagai cara.

Pertama, kandungan antioksidan yang tinggi beri membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan oleh radikal bebas berbahaya, yang dilepaskan dalam tubuh dari proses "oksidasi."

Kedua, beri mengubah cara neuron di otak dalam berkomunikasi satu sama lain. Perubahan ini dapat mencegah peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan sel otak dan dengan demikian meningkatkan kontrol gerakan dan fungsi.

Sebagai contoh, peneliti mengatakan bahwa hasil temuan telah menunjukkan bahwa beri mampu meningkatkan fungsi otak dan mengontrol pergerakan pada hewan.

Selain itu, beberapa studi pada manusia juga telah menunjukkan bahwa suplementasi diet dengan buah beri dapat mengurangi peradangan pada manusia. Anggur dan blueberry juga telah terbukti memperbaiki fungsi otak pada orang dewasa dengan gangguan mental ringan.

Para peneliti mengatakan, masih diperlukan studi lebih lanjut untuk menentukan apakah efek menguntungkan pada fungsi otak merupakan hasil dari senyawa tertentu dari buah berry atau kombinasi unik dari bahan kimia yang terdapat dalam setiap buah beri.
01.30 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger